·  << PENGUMUMAN PENERIMAAN KEBUTUHAN ASN DILINGK. PEMPROV. SUMSEL TH. 2018, DAPAT DILIHAT DI KOLOM PENGUMUMAN << · 
Galeri BKD
 
Web Link

Portal Nasional Republik Indonesia

Sekretariat Kabinet RI

Departemen Dalam Negeri RI

Kemenpan dan RB

Badan Kepegawaian Negara

Bappenas

Departemen Komunikasi & Informatika RI

Komisi Pemberantasan Korupsi

Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kota Palembang

BPJS Kesehatan

PT. Taspen

Bapertarum PNS

 
Beranda > Layanan Cuti Sakit

Layanan Cuti Sakit

PENETAPAN CUTI SAKIT  BAGI PNS

 DASAR HUKUM : 

  1. Pasal 319-324 Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 Tentang Manajemen PNS
  2. Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS

CUTI SAKIT DAPAT DIBERIKAN APABILA :

  1. PNS yang sakit 1 (satu) hari menyampaikan surat keterangan sakit secara tertulis kepada atasan langsung dengan melampirkan surat keterangan dokter.
  2. PNS yang sakit lebih dari 1 (satu) hari sampai dengan 14 (empat belas) hari berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan bahwa PNS yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter.
  3. PNS yang menderita sakit lebih dari 14 (empat belas) hari berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan bahwa PNS yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter pemerintah.
  4. Dokter pemerintah sebagaimana dimaksud dalam angka 3 merupakan dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan kesehatan pemerintah.
  5. Surat Keterangan dokter sebagaimana dimaksud pada angka 3 dan 4 paling sedikit memuat pernyataan tentang perlunya diberikan cuti, lamanya cuti dan keterangan lain yang diperlukan.
  6. Hak atas cuti sakit diberikan untuk waktu paling lama 1 (satu) tahun.
  7. Jangka waktu cuti sakit sebagaimana dimaksud pada angka 6 dapat ditambah untuk paling lama 6 (enam) bulan apabila diperlukan, berdasarkan surat keterangan tim penguji kesehatan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.
  8. PNS yang tidak sembuh dari penyakitnya dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada angka 8, harus diuji kembali kesehatannya oleh tim penguji kesehatan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.
  9. Apabila berdasarkan hasil pengujian kesehatan sebagaimana dimaksud pada angka 9 PNS belum sembuh dari penyakitnya, PNS yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat dari jabatannya karena sakit dengan mendapat uang tunggu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  10. PNS yang mengalami gugur kandungan berhak atas cuti sakit untuk paling lama 1 1/2 (satu setengah) bulan.
  11. Untuk menggunakan hak atas cuti sakit sebagaimana dimaksud pada angka 1, PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti.
  12. Berdasarkan permintaan secara tertulis sebagaimana dimaksud pada angka 11, Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti memberikan cuti sakit kepada PNS yang bersangkutan.
  13. Permintaan dan pemberian cuti sakit sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12 dibuat menurut contoh dengan menggunakan formulir sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran l.b yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS.
  14. PNS yang mengalami kecelakaan dalam dan oleh karena menjalankan tugas kewajibannya sehingga yang bersangkutan perlu mendapat perawatan berhak atas cuti sakit sampai yang bersangkutan sembuh dari penyakitnya.
  15. Selama menjalankan cuti sakit, PNS yang bersangkutan menerima penghasilan PNS.
  16. Penghasilan sebagaimana dimaksud pada angka 15, terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dan tunjangan jabatan sampai dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah yang mengatur gaji, tunjang&D, dan fasilitas PNS.
SYARAT ADMINISTRASI :
  1. Usul dan Surat Pengantar dari Instansi yg bersangkutan
  2. Photocopy KARPEG
  3. Photocopy SK CPNS dan PNS
  4. SK Pangkat Terakhir
  5. SKP/P2KP 3 tahun terakhir
  6. Melampirkan Surat Keterangan Sakit dari Dokter Pemerintah

ALUR PROSES :

CUTI SAKIT.jpg


PROFIL PNS

Portal Resmi e-PUPNS

 
STATISTIK
Tahun ini145400
Bulan ini10906
Hari ini825
Online
791010
Sejak : 09/04/2011
 
INFO KEPEGWAIAN

Portal Resmi e-PUPNS

 
PENGUMUMAN

Pelaksanaan Assesment Test Kompetensi Manajerial Peserta JPT Pratama di Lingk. Pemprov. Sumsel

Hasil Seleksi Administrasi Administrasi dan Waktu Pelaksanaan Pembuatan Karya Tulis Serta Wawancara Akhir Peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama Prov. Sumsel


Arsip Pengumuman
 
fans PAGE

page BKD Prov, SUmsel

 
© 2019 |Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Selatan
Engine : JCMS 2011.10